Kamis, 18 November 2010

INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

Pengertian Individu
Individu merupakan unit terkecil pembentuk masyarakat. Dalam ilmu sosial, individu berarti juga bagian terkecil dari kelompok masyarakat yang tidak dapat dipisah lagi menjadi bagian yang lebih kecil. Sebagai contoh, suatu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan anak.seorang individu tidak dapat hidup sendiri tanpa hidup bermasyarakat.

Pengertian Keluarga
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab diantara individu tersebut.
Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, dhidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan didalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan.

Pengertian Masyarakat
Masyarakat adalah sekelompok individu yang hidup dan tinggal di suatu daerah tertentu yang saling ketergantungan satu sama lainnya dan membentuk suatu komunitas yang teratur.  

Pertumbuhan Penduduk
Factor pertumbuhan penduduk
1.     Faktor keturunan — masa konsepsi
2.     Bersifat tetap atau tidak berubah sepanjang kehidupan
3.     Menentukan beberapa karakteristik seperti jenis  kelamin, ras, rambut, warna mata, pertumbuhan fisik, sikap tubuh dan beberapa keunikan psikologis seperti temperamen
4.     Potensi genetik yang bermutu hendaknya dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif sehingga diperoleh hasil akhir yang optimal.
5.      Faktor eksternal / lingkungan
6.     Mempengaruhi individu setiap hari mulai konsepsi sampai akhir hayatnya, dan sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan
7.     Faktor eksternal yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi bawaan, sedangkan yang kurang baik akan menghambatnya.

Fungsi yang dijalankan keluarga adalah :

1.Fungsi Pendidikan dilihat dari bagaimana keluarga mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak.
2.Fungsi Sosialisasi anak dilihat dari bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
3.     Fungsi Perlindungan dilihat dari bagaimana keluarga melindungi anak sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
4.     Fungsi Perasaan dilihat dari bagaimana keluarga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
5.     Fungsi Agama dilihat dari bagaimana keluarga memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lain melalui kepala keluarga menanamkan keyakinan yang mengatur kehidupan kini dan kehidupan lain setelah dunia.
6.     Fungsi Ekonomi dilihat dari bagaimana kepala keluarga mencari penghasilan, mengatur penghasilan sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
7.     Fungsi Rekreatif dilihat dari bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga, seperti acara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dan lainnya.
8.     Fungsi Biologis dilihat dari bagaimana keluarga meneruskan keturunan sebagai generasi selanjutnya
9.     Memberikan kasih sayang, perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga
     

Pemuda & Identitas

Pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya. Karna pemuda sebagai harapan bangsa, dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.
Telah kita ketahui bahwa pemuda atau generasi muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah dan merupakan beban moral bagi para pemuda. Tetapi di lain pihak pemuda juga menghadapi pesoalan seperti kenakalan remaja, ketidakpatuhan kepada orang tua, frustasi, kecanduan narkotika, masa depan suram. Semuanya itu akibat adanya jurang antara keinginan dalam harapan dengan kenyataan yang mereka hadapi.

Menurut pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda bahwa generasi muda dapat dilihat dari berbagai aspek sosial, yakni:
1. Sosial psikologi
2. sosial budaya
3. sosial ekonomi
4. sosial politik

Masalah-masalah yang menyangkut generasi muda dewasa ini adalah :
1. Dirasakan menurunnya jiwa nasionalisme, idealisme dan patriotisme di kalangan generasi muda
2. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya
3. Belum seimbangnya jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia
4. Kurangnya lapangan dan kesempatan kerja.
5. Kurangnya gizi yang dapat menghambat pertumbuhan badan dan perkembangan kecerdasan
6. Masih banyaknya perkawinan-perkawinan di bawah umur
7. Adanya generasi muda yang menderita fisik dan mental
8. Pergaulan bebas
9. Meningkatnya kenakalan remaja, penyalahagunaan narkotika
10. Belum adanya peraturan perundang-undangan yang mengangkut generasi muda.
Untuk itu pemuda sangatlah perlu bimbingan dalam membina hidup, dan dalam membentuk karakter. Arah pembinaan dan pengembangan generasi muda ditunjukan pada pembangunan yang memiliki keselarasn dan keutuhan antara ketiga sumbu orientasi hidupnya yakni :
1. Orientasi ke atas kepada Tuhan Yang Masa Esa.
2. Orientasi dalam dirinya sendiri
3. Orientasi ke luar hidup di lingkungan
Perguruan dan pendidikan
 Perguruan adalah kegiatan pendidikan dan pengajaran, maka akan menghasilkan lulusan, yang biasanya setiap semester atau setiap tahun sekali diselenggarakan wisuda sarjana.Oleh kana itu wisuda sarjana juga sebagai petunjuk bahwa perguruan tinggi yang bersangkutan telah berhasil menunaikan amanahnya, yaitu mengantarkan para mahasiswanya menyelesaikan study dan akhirnya di wisuda, akan tetapi sebenarnya acara wisuda bukan satu-satunya ukuran perguruan tinggi tersebut berhasil menunaikan amanahnya.
Perguruan tinggi masih memiliki tugas lainnya yaitu melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.Tugas penelitian telah nyata di tunaikan manakala dari perguruan tinggi tersebut di hasilkan jurnal,buku-buku dan laporan penelitian oleh karna itu, perguruan tinggi disebut maju, mana kala berhasil menerbitkan bebagai karya ilmiah itu.

Pendidikan mulai muncul ketika manusia atau suatu masyarakat semakin kompleks dengan dengan bebagai macam ide , aktifitas, maupun kebutuhan, terutama kebutuhan akan pengetahuan yang sudah bisa lagi di penuhi oleh lembaga keluarga .
Pada dasarnya baik pendidikan resmi maupun pendidikan tidak resmi, proses penyelenggaraannya di sesuaikan dengan konteks ke seluruh kebudayaan yang umum mengacu pada suatu pola tertentu .
Pendidikan resmi dilaksanakan melalui lembaga pendidikan formal atau yang sering disebut sekolah. Lembaga tersebut menawarkan pendidikan yang berjenjang tingkat dasar sampai dengan tingkat pendidikan tinggi ,sementara itu pendidikan tidak resmi  / non formal dilakukan melalui berbagai kursus, misalnya kursus keterampilan, kursus komputer, kursus bahsa, dll .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar